WajoSatu.Com ---Empat hari pasca terjadinya kebakaran di Batongnge Lingkungan Menge Kelurahan Belawa Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo, ratusan warga baik dari masyarakat Wajo maupun Kabupaten Sidrap mendatangi Lamassi sekeluarga (korban kebakaran) untuk memberikan support atas musibah yang dialami, termasuk Pihak Polsek Belawa melalui Bhabinkantibmas untuk Kelurahan Belawa telah melakukan bhakti sosial membersihkan puing-puing sisa kebakaran bersama warga setempat;
Namun entah kesibukan atau sudah tidak punya kepedulian lagi terhadap masyarakatnya atau memang terjadi perbedaan dalam pelayanan terhadap masyarakat, tercatat hingga pukul 9.20 Wita tanggal 11 Juli 2016, jangankan pemerintah daerah atau dinas sosial, pemerintah Kecamatan Belawa pun belum pernah muncul di lokasi kebakaran.
"Belum ada dari Pemerintah Daerah atau Dinas Sosial, Pak Camat Belawa juga belum pernah datang," jelas seorang warga melalui pesan messengernya kepada WajoSatu.Com
Seperti diberitakan sebelumnya, TUJUH Juli 2016, sekitar jam 10 pagi hari, tak pernah terbayangkan dalam benak pasangan suami isteri Lamassi - Hj. Bahriah, warga Lingkungan Menge (Batongnge) Kelurahan Belawa Kabupaten Wajo, jika rumah yang ditempati puluhan tahun bersama ke empat orang putera - puterinya harus rata dengan tanah dengan dengan hitungan menit.
"Hanya sekitar 5 menit saja, api langsung melebar disertai ledakan-ledakan mesin pompa air, pabrik parut kelapa dan mesin lainnya dan menghancurkan rumah, jelas sejumlah warga kepada WajoSatu.Com ketika berkunjung ke lokasi kebakaran, lengkapnya, Tabe' bacaki juga '"Si Jago Merah Mengamuk', Hancurkan Rumah Warga Hanya sekitar 10 Menit. (****/ari323)
Iklan
